Detail Cantuman
Advanced SearchText
Logika Berpancasila
Pancasila tidak pernah sendirian. Dukungan terhadapnya terus mengalir dari rezim ke rezim. Saat Orde Lama misalnya, PKI pun bahkan pernah berkomitmen Membela Pancasila. Tidak hanya membela, Orde Baru berkomitmen untuk melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekwen.
Sayangnya, semua komitmen tersebut tidak membuat Pancasila berdentum dalam kebijakan kenegaraan. Berfikir dan berjiwa Pancasila tidak pernah ada. Sebagai akibatnya, yang hadir hanya antitesa Pancasila. Suburnya feodalisme keluarga di parpol, fasisme ekonomi di neoliberalisme dan terorisme negara di oligarki menjadi beberapa buktinya.
Buku ini menjadi satu-satunya buku yang mengajak kita mengetahui betapa pentingnya Pancasila menjadi pola pikir dan pola perilaku bagi para pemangku kebijakan di Indonesia agar cita-cita nasional dapat terwujud. Hal ini karena perundangan dan praktek ekonomi-politik yang mengkhianati Pancasila terus hadir hingga saat ini. Semua lahir dari kebijakan pembiaran atau penanganan yang tidak berarti. Di samping itu pula, buku ini juga memotret realitas permasalahan bangsa yang banyakdan rumit, beserta cara mudah menanganinya.
Ketersediaan
| A000892 | 160 HAR l | My Library (Lantai 2) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
160 HAR l
|
| Penerbit | Perkumpulan Pusaka Indonesia Gemahripah : Jakarta Selatan., 2023 |
| Deskripsi Fisik |
iv, 286 hlm.; 13x20 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9786230934810
|
| Klasifikasi |
160
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Cet.1
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






